Tampilkan postingan dengan label Muzakki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muzakki. Tampilkan semua postingan

Sedekah, Mau Ditunda Kapan Lagi?!


Astrea Credit Compania Jember
Daripada cari yang tidak pasti, Yatim Mandiri ini adalah lembaga amil yang jelas-jelas sesuai dengan keinginan kita, mampu mengelola dan menyalurkan uang kita secara tepat kepada yang betul-betul berhak menerimanya.
Keyakinan itulah yang mendorong Intan Febri Ananta, teller Astrea Credit Compania (ACC), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang finance kendaraan roda empat, mengajak rekan-rekannya menyalurkan zakat, infaq ataupun sedekah melalui Yatim Mandiri. ”Kita gak perlu khawatir, Yatim Mandiri bukan seperti yang sekarang banyak beredar, mengaku-ngaku minta sumbangan, tapi ternyata tidak jelas,” ujarnya.
Bagi gadis asli Jember berusia 25 tahun itu, sedekah tidak lain adalah sebuah kesadaran semata, bahwa sebagian dari harta kita ada yang lebih berhak menerima, dan sebagian itu harus diberikan. Dulunya sebelum bergabung dengan Yatim Mandiri, secara personal Intan, sapaan akrabnya, sering datang langsung ke yayasan dan panti asuhan untuk memberikan bantuan, tidak mesti dengan uang kadang kala juga berupa makanan. ”Mau ditunda kapan lagi kalau tidak saat ini juga, tabungan kita tidak hanya di dunia saja, tabungan akhirat juga penting sebagai bekal nanti,” tuturnya.
Sejak awal kehadiran Yatim Mandiri di Astrea Credit Compania (ACC) lima bulanan yang lalu, Intan merespon positif, dan melanjutkannya ke rekan-rekan lainnya. Hingga kemudian ia dipercaya menjadi koordinator donatur di ACC. “Teman-teman bayarnya ke saya, setelah terkumpul semuanya baru saya hubungi petugas untuk mengambil,” jelas Intan. Alumnus fakultas ekonomi Universitas Jember itu menceritakan juga, ketika ada rekannya yang tertarik ikut gabung, namun pada saat itu berhalangan karena sedang tidak pegang uang, Intan tak keberatan meminjaminya dulu supaya lekas bergabung juga. ”Pake duitku dulu, yang penting gabung mumpung lagi ada petugasnya, bulan depan saja mengembalikannya,” kenangnya. Saat ini jumlah keseluruhan yang bergabung menjadi donatur tetap Yatim Mandiri di Astrea Credit Compania (ACC) sebanyak delapan orang dengan pengambilan program dan donasi yang berbeda. (fan)
Selengkapnya.....

Tertarik Program Yatim


PT Langgeng Makmur Industri Tbk Sidoarjo
Program-program untuk membina dan mendidik anak-anak yatim yang dibuat oleh Yatim Mandiri menarik para karyawan PT Langgeng Makmur. Seperti yang diungkapkan Isatrisnawati, karyawan PT Langgeng Makmur, awal masuknya Yatim Mandiri di perusahaan tersebut sekitar tahun 2006 yang lalu. “Ketika itu ada petugas Yatim Mandiri yang datang menawarkan menjadi donatur bagi anak yatim. Saat itu yang ikut langsung dua orang,” ujar Isatrisnawati ketika ditemui MAYA di Koperasi Wahana Makmur PT Langgeng Makmur, Kamis (5/3).
Menurut ketua organisasi serikat pekerja SPKEP MGU PT Langgeng Makmur ini, perkembangan Yatim Mandiri di perusahaan yang terletak di Jl Letjend Sutoyo 256, Waru, Sidoarjo, tersebut sangat pesat. Karena dalam tempo tiga tahun, dari dua orang menjadi 150 orang karyawan yang menjadi donatur aktif di Yatim Mandiri.
“Perkembangan yang cukup pesat ini tidak terlepas dari dukungan koordinator Yatim Mandiri di PT Langgeng Makmur ini dan organisasi serikat pekerja SPKEP MGU PT Langgeng Makmur dalam mengajak para karyawan untuk bersama-sama membantu anak-anak yatim yang kurang mampu,” papar Isatrisnawati ramah.
Ia lantas menjelaskan cara mengajak rekan-rekannya menjadi donatur di Yatim Mandiri, yakni dengan memberikan Majalah Yatim kepada yang lain untuk sekadar dibaca. “Dari membaca isi majalah biasanya mereka akan langsung tertarik mendaftar sebagai donatur. Selain itu juga menaruh Majalah Yatim di unit koperasi Wahana Makmur PT Langgeng Makmur karena banyak karyawan yang datang ke koperasi tersebut. Dari situ, insya Allah mereka akan langsung tertarik menjadi donatur,” terang wanita yang juga pengelola unit koperasi Wahana Makmur PT Langgeng Makmur itu. Masih menurut Isatrisnawati, para karyawan PT Langgeng Makmur ini memilih Yatim Mandiri karena selain untuk ibadah dan memang program-programnya yang bagus, juga karena jumlah donasinya dirasa tidak memberatkan mereka. “Selain itu, Yatim Mandiri sangat familiar bagi kami, baik petugasnya maupun program-programnya untuk kemajuan anak-anak yatim. Terus donatur juga diajak untuk berinteraksi dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Yatim Mandiri,” katanya berterus terang. (bam)
Selengkapnya.....

300 Donatur Ikuti Training Kilat Terjemah Al-Qur’an


Bukti Setia pada Yatim Mandiri
Bersamaan dengan acara penyerahan simbolis Bantuan Dana Pendidikan (BDP) Yatim Periode XVII dan Bantuan Al-Qur’an Terjemah Periode I, di Masjid Takhobbar, Telkom Divre V Jatim, Jl Ketintang, Surabaya, Senin (9/3), Yatim Mandiri memberikan layanan Training Kilat Terjemah Al-Qur’an kepada para donaturnya. Sebanyak 300 orang donatur dari berbagai cabang ikut dalam training itu.
Dalam sambutan sebelum pelatihan, Ketua Pengurus Yayasan Yatim Mandiri Moch Hasyim mengatakan, pelatihan yang dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu merupakan salah satu bentuk pelayanan Yatim Mandiri kepada para donatur guna menambah kedekatan dan menjaga hubungan baik antara Yatim Mandiri dengan donatur. ”Kehadiran donatur yang banyak ini menunjukkan donatur masih setia pada Yatim Mandiri. Hubungan sinergi dengan donatur ini yang kita jaga,” ujar Abi Hasyim di hadapan peserta pelatihan. Dalam kesempatan itu pula, Abi Hasyim menyinggung adanya upaya dari beberapa pihak yang ingin merusak keharmonisan hubungan para donatur dengan Yatim Mandiri. Abi Hasyim menilai tindakan tersebut sama sekali tidak memberikan pengaruh, baik bagi Yatim Mandiri maupun para donatur. ”Kehadiran donatur di sini adalah sebuah bukti,” ujarnya. Berkaitan dengan nama baru Yatim Mandiri, sekali lagi Abi Hasyim menegaskan, perubahan nama tersebut sama sekali tidak mengubah visi-misi dan kebijakan Yatim Mandiri yang telah berjalan selama ini. ”Visi misi kami tetap seperti dalu. Arah kebijakan pengurus dan program-program kami juga tetap berlanjut,” tukasnya menandaskan.
Sementara itu, Training Kilat Terjemah Al-Qur’an yang diasuh oleh Drs H Khoirul Roziqin sungguh menarik perhatian peserta yang selama ini ingin membuktikan kebenaran metode kilat menerjemah Al-Qur’an hasil karya Ust Ir H Aris Gunawan Hasyim itu. Dengan detail Ustadz Roziqin mengenalkan sekaligus mempraktikkan cara menerjemah Al-Qur’an dengan cepat. “Untuk bisa menerjemah Al-Qur’an dengan cepat, seseorang perlu pelengkap Kamus Al-Qur’an. Cukup dengan mencari huruf awal dan akhir, arti kata pada ayat yang dicari akan muncul pada kamus tersebut,” kata Roziqin memberi tip. Tetapi, lanjutnya, mengetahui arti kata ayat dalam Al-Qur’an belumlah cukup untuk mengerti kandungan Al-Qur’an secara keseluruhan, karena dalam Al-Qur’an bertebaran ayat-ayat yang dijelaskan pada ayat yang lain. “Untuk itu perlu metode tematik,” ujar Ustadz Roziqin. Ia menjelaskan, Buku Pintar Memahami Al-Qur’an Secara Tematik yang tersedia, akan memudahkan seseorang untuk mencari ayat-ayat yang memiliki tema yang sama. Berikutnya adalah buku Kajian Global Al-Qur’an, metode ini lebih membicarakan kronologis sebuah perintah, latar belakang, dan keharusan menaatinya. (fan)
Selengkapnya.....

Usaha Kurangi Angka Kemiskinan


"BALITJESTRO Kota Batu Malang"
Anak-anak yatim tidak perlu bersedih, karena banyak yang akan membantu dan menyantuni. Mereka berhak atas pendidikan yang layak sebagaimana anak-anak lainnya.
Ungkapan itu terlontar dari seorang wanita energik bernama Kusmianingsih, staf administrasi di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Sub Tropika (BALITJESTRO), Junrejo, Kota Batu, Malang. Keinginannya untuk meringankan beban anak-anak yatim ini dinyatakan dengan bergabung dengan Yatim Mandiri. Sebagaimana rekan-rekan lainnya, awalnya Kusmianingsih juga merasa ragu dan kurang mantap, akan tetapi setelah mendapatkan penjelasan secara gamblang dari ZIS Consultant tentang Yatim Mandiri dan program-programnya, keraguan itu berubah menjadi sebuah kemantapan. ”Ada rasa kebanggaan tersendiri bisa membantu anak-anak yatim, dan sedekah itu adalah salah satu upaya untuk mengurangi angka kemiskinan,” ujarnya.
Memang Yatim Mandiri baru tiga bulan ini masuk di BALITJESTRO, akan tetapi respon yang ada bisa dibilang cukup bagus. Ada sekitar 7 orang yang telah bergabung dan program yang diambil variatif. Ada yang ambil program ZIS, ada juga yang mengambil program OTA. ”Pembayaran mereka ada yang langsung dipotong gaji tiap bulannya,” kata wanita kelahiran Malang 8 Desember 1968 itu. Penyebaran informasi mengenai Yatim Mandiri di BALITJESTRO selama ini memang baru sebatas dari orang per orang, karena kesibukkan kerja pada masing-masing karyawan. Hanya saja, ketika ada agenda penyuluhan dan pembekalan pada beberapa elemen masyarakat selama ini, seperti ibu–ibu Dharma Wanita, Kusmianingsih mengagendakan dan memberikan kesempatan kepada ZIS Consultant Yatim Mandiri untuk mempresentasikan perihal Yatim Mandiri dan program-programnya. ”Kalau saya yang mempresentasikan di hadapan ibu-ibu takut nantinya tambah salah, dan alhamdulillah ada hasilnya,” kata ibu yang kini telah dikaruniai dua anak itu. (fan)
Selengkapnya.....

 

Sobat Yatim

Join the Mailing List
Enter your name and email address below:
Name:
Email:
Subscribe  Unsubscribe